Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 September 2013

Cara Membuat Wi-Fi Hotspot Dengan Laptop Dan Router Virtual

Cara membuat Wi-Fi Hotspot dengan laptop dan router virtual ini mungkin belum Anda ketahui. Sambungan Internet nirkabel lebih sering digunakan sekarang ini, daripada sebelumnya, tetapi masih saja ada waktu dimana Anda harus menggunakan sambungan Internet kabel, dan Anda ingin menggunakan sambungan tersebut secara nirkabel – contohnya, pada hotel yang hanya menggunakan sambungan Internet kabel, dan Anda ingin menggunakan sambungan Internet tersebut pada PC tablet Anda. Bacalah artikel ini untuk mempelajari cara membuat Wi-Fi Hotspot dengan laptop dan router virtual.

Kapan Anda Bisa Menggunakan Cara Ini?

Jika Anda ingin membagikan sambungan Internet Anda, program Virtual Router Plus membutuhkan komputer Anda agar tersambung pada jaringan komputer kabel, dan Anda harus memiiliki adaptor Wi-Fi yang berfungsi. Jika Anda ingin membagikan kembali sambungan Wi-Fi, Anda harus menggunakan program komputer lainnya, seperti programConnectify Hotspot.
Ada juga kondisi lainnya dimana Anda ingin membuat jaringan ad-hoc secara cepat, seperti saat Anda ingin mengirimkan beberapa file diantara dua komputer, ataupun bahkan bermain game secara nirkabel melalui jaringan komputer.

Membuat Hotspot Anda

Unduhlah program Virtual Router Plus, bukalah file .zip dan jalankan file .exe yang telah Anda ekstrak dari file .zip. Fitur SmartScreen Windows 8 akan muncul dan memblokir program tersebut – Anda dapat mengklik tombol “More info” diikuti dengan tombol “Run anyway” agar program ini dapat berjalan.

Masukkan nama yang ingin Anda pakai untuk menggunakan jaringan komputer ad-hoc yang sedang dibuat dan mengamankannya dengan pengaturan password. Gunakan menu drop-down untuk memilih sambungan manakah yang tersedia, yang dapat Anda bagikan dan lalu klik tombol “Start Virtual Router Plus”.

Agar Dapat Terhubung

Sambungan ini dapat Anda gunakan sama seperti sambungan Wi-Fi lainnya. Laptop, smartphone, PC tablet akan mendeteksi jaringan Wi-Fi Hotspot ini dan hanya membutuhkan password agar terhubung pada jaringan Wi-Fi Hotspot.

Anda juga bisa menggunakan teknik yang sama seperti ini, untuk membagikan sambungan Internet rumah Anda pada tamu Anda tanpa menggunakan password Wi-Fi Hotspot Anda.
Baca Selengkapnya >>

Rabu, 27 Maret 2013

Cara Membagi Jaringan Internet Ke Beberapa Komputer

Pada umumnya orang beranggapan bahwa untuk mensetting jaringan internet agar jaringan internet tersebut dapat dibagi ke beberapa komputer bahasa inggrisnya ( Internet Connection Sharing ) sedangkan bahasa gaulnya ( Tolong jolo dibagi internet mu bah...) itu sangat sulit dan hanya orang-orang yang memiliki kemampuan di bidang IT lah yang bisa mengerjakannya, dan ternyata semua anggapan tersebut tidak benar,asalkan kita mau mempelajarinya benar gak...? he..he..he...( Lanjut Bang becak eh...Bang Davot...! ). Nah... Artikel kali ini saya akan membahas secara sederhana dan mudah tentang bagaimanakah caranya mensetting sebuah jaringan internet agar bisa dibagi ke beberapa komputer.

* Beberapa unit Komputer sebagai si penerima jaringan internet ( Komputer Client ).
Keterangan Gambar Diagram Sharing Jaringan Internet Sederhana : Dari Modem, kabel jaringan dihubungkan ke Hub/Switch kemudian dari Hub/Switch, kabel jaringan dihubungkan ke 6 unit komputer si penerima jaringan internet tersebut.

2. Membagi Jaringan Internet Dengan Menggunakan Server
Alat yang diperlukan adalah :
* 1 buah Modem.
* 1 buah Hub/Switch.
* 1 unit komputer untuk dijadikan sebagai Komputer Server.
* 2 buah Lan Card ( berada di Komputer Server )
* Beberapa unit komputer sebagai si penerima jaringan internet ( Komputer Client ).
Keterangan Gambar Diagram Sharing Internet Menggunakan Server : 
Dibutuhkan 2 buah Lan Card di dalam Komputer Server yaitu ( Lan Card 1 dan Lan Card 2 ), dan untuk keterangan cara kerjanya adalah Dari Modem, kabel jaringan dihubungkan ke Komputer Server ( Lan Card 1 ) dan dari Komputer Server ( Lan Card 2 ) kabel jaringan dihubungkan ke Hub/Switch, kemudian dari Hub/Switch kabel jaringan dihubungkan ke 5 komputer si penerima jaringan internet tersebut,dan Sistem Operasi windows di komputer server dan komputer si penerima jaringan internet ( Komputer Client ) juga memerlukan perubahan settingan. Sementara untuk mensettingnya anda bisa baca artikel saya tentang bagaimana "Cara Setting Jaringan Internet Yang Memakai 2 Lan Card Di Windows XP" 

Kemudian pertanyaan kita adalah " apakah ada perbedaan kualitas internet dari kedua cara diatas...? " jawabannya adalah tidak ada, hanya saja cara yang kedua ( yang menggunakan server ) bisa kita pakai untuk membagi bandwidth internet ke beberapa komputer si penerima jaringan internet ( Komputer Client ) secara merata, yang mana Komputer Server itulah yang akan berperan untuk dijadikan sebagai pembagi bandwidth internet tersebut,sedangkan cara untuk membagi bandwidth internetnya kita bisa menggunakan Mikrotik ataupun softwere-softwere pembagi bandwidth internet lainnya, mengenai pembagi bandwidthnya yang sudah pernah saya pakai adalah " Softperfect Bandwidth Manager " anda bisa baca artikel saya selanjutnya tentang "Cara Menggunakan Softperfect Bandwidth Manager". Demikianlah sedikit keterangan yang bisa saya jelaskan mengenai Cara Membagi Jaringan Internet.

Baca Selengkapnya >>

Kamis, 28 Februari 2013

Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Intranet

Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Intranet

Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Intranet
Adapun keuntungan penggunaan intranet sebagai berikut : 
  1. Produktivitas kerja, Intranet membantu pengguna untuk menemukan informasi secara cepat, menggunakan aplikasi yang sesuai dengan pekerjaan dan tanggung jawabnya, serta mengakses database yang diperlukan. 
  2. Efesiensi Waktu, Dengan Intranet, organisasi/perusahaan dapat memberikan informasi yang lebih lengkap kepada para anggotanya/karyawan. 
  3. Komunikasi,Intranet memberikan fasilitas yang memungkinkan komunikasi efektif di dalam sebuah organisasi, baik secara vertical (bawahan-atasan)maupun horizontal. 
  4. System publikasi web : memungkinkan data-data organisasi/perusahaan diakses secara mudah misalnya pedoman anggota/karyawan, data keuntungan, kebijakan organisasi/perusahaan, data pelatihan. 
  5. Efektivitas Biaya, pengguna data dapat melihat atau membaca data melalui web browser . 
  6. Keseragaman Informasi : Intranet menjamin keseragaman informasi yang diterimakarena semua pengguna melihat informasi yang sama di intranet. 
  7. Meningkatkan Kerjasama : Dengan informasi yang mudah diakses oleh semua pengguan resmi (internal), kualitas kerja tim (team work) akan maningkat.
Sedangkan dari segi kelemahan intranet antara lain :
  • Informasi yang salah atau tidak sesuai dapat juga beredar melalui intranet sehingga mengurangi efektivitasnya. 
  • Dalam perkembangan interaksi di intranet ada juga kemungkinan untuk mengirimkan hal-hal yang kurang sesuai (kasar/kurang sopan). 
  • Diperlukan pelatihan (training) untuk mendidik anggota/karyawan untuk menggunakan intranet. 
  • Diperlukan tenaga ahli untuk membangun dan mengembangkan intranet di sebuah organisasi/perusahaan. 
  • Petimbangan keamanan data,kemungkinan terjadinya overload (data penuh).
Baca Selengkapnya >>

Selasa, 05 Februari 2013

Jenis-Jenis Jaringan Komputer Umum dan Model OSI Layer

Pada artikel jenis-jenis jaringan komputer inisaya mencoba membedakan model jaringan komputer yang umum kita jumpai dan jenis-jenis jaringa komputer yag mungkin saja tidak pernah kita jumpai karena model semacam itu jarang di gunakan, oleh karena itu saya spesikasikan model jaringan komputer lainnya.
Jenis-jenis jaringan komputer secara umum dibagi dalam 2 kelompok, yaitu

  • Jaringan Komputer Peer-to-peer.
  • Jaringan Komputer Klien /Server.
jaringan komputer peer to peer
Pada jaringan  Komputer Peer to Peer dalam prakteknya tidak memiliiki server khusus atau hirarki antara komputer. Semua kedudukan komputer sama dan karena itu dikenal sebagai peer.  Biasanya setiap komputer berfungsi sebagai Client / Server dan tidak ada satpun ditugaskan untuk menjadi administrator yang bertanggung jawab untuk seluruh jaringan. Jenis jaringan komputer Peer-to-peer adalah pilihan yang terbaik untuk kebutuhan organisasi kecil di mana pengguna dialokasikan di wilayah umum yang sama dan keamanan jaringan komputer tidak menjadi masalah.
Jaringan komputer client server

Jaringan Komputer Klien Server kadang diistilahkan jaringan Komputer berbasis Server. Istilah Klien / server mengacu pada konsep berbagi pekerjaan yang terlibat dalam pengolahan data antara komputer klien dan komputer server yang paling kuat. Jaringan komputer klien / server adalah cara yang paling efisien untuk menyediakan: Database dan pengelolaan aplikasi seperti Spreadsheet, Akuntansi, Komunikasi dan manajemen dokumen, manajemen jaringan komputer. Sentralisasi penyimpanan file  pada jenis jaringan komputer client / server pada dasarnya merupakan implementasi dari pengolahan terdistribusi atau koperasi.  Di jantung dari model ini adalah konsep fungsi aplikasi membelah antara klien dan prosesor server.  Pembagian kerja antara prosesor yang berbeda memungkinkan desainer aplikasi untuk menempatkan fungsi aplikasi pada prosesor yang paling sesuai untuk fungsi tersebut.  Hal ini memungkinkan desainer perangkat lunak mengoptimalkan fungsi procesor – hingga  memungkinka kembalinya  atas investasi  terbesar untuk perangkat keras. Pengguna sering tidak tahu di mana eksekutor aplikasi.  Seluruh fungsi dapat dieksekusi baik dalam PC atau server, atau fungsi dapat dibagi di antara mereka.  Ini  pelaksana fungsi aplikasi masking lokasi memungkinkan sistem untuk meng-upgrade bagian dari sistem dari waktu ke waktu dengan gangguan minimum pengooperasian aplikasi, sekaligus melindungi investasi di hardware dan software yang ada

Jenis-Jenis Jaringan Komputer Lainnya

Jaringan Kompter Model OSI Layer
kategori model Jaringan Komputer Lainnyai adalah jaringan komputer Model OSI. Dalam sistem jaringan komputer, satu standar komunikasi berhasil dibentuk. Model ini disebut OPEN SYSTEM INTERCONNECTION (OSI), yang dirancang oleh International Standar Organization pada tahun 1974 (setengah pendapat mengatakan tahun 1978). Disetujui pada tahun 1983 untuk berlaku oleh semua produsen, apakah jaringan LAN, Jaringan WAN atau Jaringan metropolitan (MAN), semuanya berbasis pada model OSI Layer.
Pada tipe jaringan komputer model OSI itu, setiap produsen menginginkan sesuai standar tersebut untuk memudahkan peralatan yang dibuat  bisa berkomunikasi dengan peralatan yang dikeluarkan oleh produsen lain.
jenis jaringan komputer model osi
Pada Jenis jaringan komputer Model OSI Layer, dikenal ada tujuh lapisan (seven layer). Setiap lapisan tidak menghiraukan lapisan yang lain. Tetapi setiap lapisan memiliki kolerasi yang kuat dan setiap lapisan itu disebut lapisan protokol. Model OSI (Open Systems Interconnection – saling sambungan sistem terbuka) Model OSI Layer adalah satu panduan dan bukannya satu perangkat lunak atau perangkat keras. Ia digunakan sebagai referensi untuk dipatuhi oleh semua produsen perangkat lunak dan perangkat keras agar produk mereka dapat terhubung ke sistem jaringan tanpa masalah. model referensi OSI dapat diibaratkan sebagai satu kebijakan keamanan dunia yang harus diikuti oleh semua negara agar dunia ini aman.
Meskipun kenyataannya keamanan global sulit diperoleh. Begitu juga dengan model OSI layer ini, ada juga ketidak serasian terjadi di dalam produksi produk yang berbeda. Maka ketika kita membeli sesuatu produk pastikan kita mengetahui sejauh mana peralatan itu sesuai standar dan perbedaan antara peralatan yang akan terhubung kepadanya. Biasanya produk seperti Cisco memiliki protokolnya sendiri yang hanya ada pada peralatan mereka. Pengetahuan tentang OSI Layer perlu diketahui oleh siapa saja yang ingin mendalami sistem jaringan. Hal ini dikarenakan setiap lapisan memiliki fungsi tertentu yang akan melibatkan operasi sistem jaringan dan tujuan dibentuk Model OSI adalah untuk kesepakatan di dalam berkomunikasi melalui sistem jaringan.
Bayangkan kalau, Contoh: AChong berbicara menggunakan bahasa mandarin kepada Robih, tentu saja Robih tidak paham  apa yang dikatakan oleh  AChong. Oleh karena itu AChong dan Robih harus menggunakan Bahasa Indonesia dalam percakapan mereka.
Seperti yang kita tahu, referensi model OSI Layer ini terdapat  tujuh lapisan pada jaringan komputernya yaitu: lapisan fisik, lapisan data link, lapisan jaringan, lapisan transport, lapisan sesi, lapisan presentasi, dan lapisan aplikasi.
  1. Physical: Lapisan paling dasar dalam sebuah jaringan. Dasar komunikasi menggunakan kombinasi bit (0 dan 1) dan bergerak dari satu node (PC atau perangkat komunikasi lainnya) ke node yang lain.
  2. Data Link: Kerangka kombinasi bit dan bergerak dari satu hope (halte sebuah node) ke hope yang lain.
  3. Network: Kombinasi beberapa kerangka dalam sebuah paket (packet) dan berkomunikasi antara source host dan tujuan host.
  4. Transport: Pengiriman pesan yaitu komunikasi secara langsung antara sesuatu proses dengan proses yang lain (Jaringan PC Anda dengan PC teman Anda).
  5. Session: lapisan ini membantu keluar dengan tugas untuk membawa informasi dari satu node (workstation) ke node lain (workstation). Sesi harus dibuat sebelum kita dapat transportasi informasi ke komputer lain.
  6. Presentation: Terjemahan dan mengenkripsi informasi atau data yang dikirim dari sebuah PC ke PC yang lain.
  7. Application: Lapisan paling atas. Mengizinkan komunikasi satu sama lainya pada   jaringan komputer
demikian gambaran beberapa model jaringan komputer, semoga bisa memberi ide mengenai seluk beluk jaringan komputer secara umum dan khususnya jenis-jenis jaringan komputer dan Osi Layer.

Baca Selengkapnya >>