Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label Tentang Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang Cinta. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 September 2013

Sentuhan Cinta Yang Menyehatkan Hati

Sentuhan dalam bentuk apapun (mulai dari pijatan, pelukan, tangan Anda yang digenggamnya, atau ciumannya), ternyata memiliki efek luar biasa pada tubuh. saya yakin selepas membaca artikel ini, Anda tak akan ingin jauh darinya... sejengkal pun!

Pijatan
Bayangkan Anda merenggangkan badan dan pasangan memijat perlahan punggung Anda. Tentu saja tingkat stres yang Anda alami menguap seketika. Bukan hanya itu, lewat pijatan, sentuhan jemarinya akan membantu merelaksasikan otot, denyut jantung, dan menormalkan tekanan darah. Mengejutkannya lagi, efek relaksasi yang diberikan oleh sentuhan jemari si dia ternyata memicu pemulihan respon kekebalan tubuh.

Pelukan
Terkadang ada masa-masa sulit yang harus Anda hadapi, dan di saat seperti itu dukungan orang terdekat sangat dibutuhkan. Termasuk pelukan dari pasangan. Faktanya, pelukan akan membuat Anda merasa aman dan percaya satu sama lain. Selain itu, juga membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol. Penelitian di University of North California mengungkapkan bahwa wanita yang sering dipeluk cenderung akan merasa lebih bahagia karena hormon oksitosin meningkat.

Genggaman Tangan
Saat berjalan bersama pasangan, tak jarang ia akan menggenggam tangan Anda dan menggandengnya mesra. Bagi Anda, itu hanya satu bukti kalau si dia ingin menjaga Anda. Hmmm... meski terlihat sederhana, tapi siapa yang menduga aktivitas ini justru bisa memberikan rasa nyaman dalam tubuh dan pikiran. Dalam sebuah studi diketahui bahwa saat wanita berpegangan tangan (dengan siapa pun), maka respons stres mereda.

Ciuman
Fakta: Berciuman bisa membakar 68 kalori per jam! Well, ternyata tak sulit kan untuk membakar kalori tanpa berolahraga berat? Selain itu, jika Anda memberitahu satu fakta ini padanya, Cosmo bertaruh ia tak akan lagi lupa untuk mencium Anda. Pria yang kerap mencium kening pasangan di pagi hari dapat hidup lebih lama dari pada mereka yang tidak. Happily everlasting! 


Sumber
Baca Selengkapnya >>

Sabtu, 15 Juni 2013

Cinta & Kebencian



~ Cinta & Kebencian ~

Tenaga apakah yang menggerakkan kehidupan?. Cinta dan kebencian. Kedua-dua itulah yang mewarnai sejarah hidup manusia menjadi putih atau hitam. Kerana cinta, Adam dan Hawa bersatu. Kerana cinta, Taj Mahal di India terbina. Dan banyak lagi bukti di dalam dunia nyata ini betapa angungnya cinta itu.

Berawal dari cinta, cerita kehidupan diputar. Tapi sayang, sejak awal mula kisah sejarah manusia ini, cinta telah dikotori oleh kebencian. Kebencianlah yang menyebabkan Qabil membunuh Habil, sebuah tragedi paling tragis untuk pertama kalinya dalam sejarah kemanusiaan. Pembunuhan manusia oleh manusia. Ya, cinta dan kebencian pulalah yang saat ini kita saksikan meramaikan drama kehidupan. Dunia ini dipenuhi dengan kisah cinta yang begitu mempesona, juga kisah kebencian yang sangat memilukan.

Cinta membuat dunia menjadi kelihatan 'hidup', damai, sejuk, indah, penuh pesona. Sebaliknya kebencian menjadikan dunia ini nampak membujur kaku seperti mayat, seperti perkuburan. Aromanya menyengat tak ubahnya bangkai. Bunga-bunga menjadi layu. Setiap mata menatap penuh kekosongan, kesedihan dan kepiluan.

Cinta menawarkan titis-titis air yang sungguh menyejukkan. Setiap titisannya menghidupkan jiwa yang gersang. Tiap titisannya adalah syurga. Kebencian menyebarkan aroma darah, menitiskan air mata. Tiap titisnya membuat jiwa menjadi gersang. Tiap titisnya adalah api, membakar kehidupan. Panas yang luar biasa. Cinta menggerakkan kebaikan. Kebencian memunculkan kejahatan. Sejarah kebaikan adalah sejarah cinta. Sejarah kejahatan adalah sejarah kebencian. Maka tebarkanlah cinta di segenap penjuru dunia. Berjalanlah dengan cinta. Siramlah setiap relung jiwa yang hampa dengan cinta, niscaya ia menjadi hidup dan penuh pesona.

Pada tahun 1932 Albert Einstein menulis surat kepada Sigmund Freud untuk bertanyakan pendapatnya. Antara kandungan suratnya berbunyi, Apa yang dapat dilakukan manusia agar terhindar dari kutukan peperangan?

Pertanyaan itu muncul barangkali kerana dunia pada masa itu mash dihantui oleh Perang Dunia Pertama yang mengejutkan manusia diseluruh eropah, justeru akibat kerosakan dan penderitaan yang harus ditanggung oleh mereka. Sebagai seorang yang mempunyai keahlian ilmu jiwa, Freud menjelaskan dalam surat yang ditulis sebagai esei yang terkenal iaitu Why War (Mengapa Perang).

Dia menghuraikan tentang adanya dua insting atau lebih mudah disebut sebagai sifat utama manusia iaitu insting Cinta dan insting Benci.

Insting cinta itu baik. Kerana manusia yang memiliki insting ini akan mempunyai sikap positif dengan membawa kepada sikap peduli dan saling memberikan kasih sayang. Ini mengandaikan adanya kepedulian terhadap hidup orang lain, keselamatan, kesejahteraan dan kebahagiaan orang lain.

Namun begitu insting ini juga membawa sekaligus insting kebencian kalau sikap cinta dan kasihnya terhadap orang lain disertai dengan niat memiliki kepada yang dicintainya itu. Dengan itikad ingin memiliki itu, maka terjadilah penguasaan, diktator dan penjajahan dari sipencinta kepada yang dicintai.

Dan kalau perasaan merasa tidak bebas dari yang dicintai ini memberontak, maka terjadilah konflik. Dan konflik ini selalunya diakhiri dengan pemberontakan dan saling mengadu kekuatan. Siapa yang kalah akan menjadi hamba dan siapa yang memang akan menjadi majikan atau dengan kata lain menjadi penguasa.

Maka dari itu bermulalah penderitaan manusia. Pada dasarnya hal-hal yang mirip dengan kedaan sedemikian dapat dilihat dalam praktikal kehidupan sehari-hari kita. Contohnya kedua ibubapa sering mengatakan dirinya sangat mencintai anak-anaknya, seringkali berubah menjadi diktator kepada anak-anaknya. Mereka mahu membentuk anak-anak itu mengikut kemahuanya sendiri.

Anaknya mesti menjadi seorang doktor agar hidupnya kelak tidak sia-sia dan mempunyai masa depan yang baik meskipun si anak merayu mahu memilih jurusan dalam bidang kesastrawan atau mungkin bidang-bidang lain yang sangat jauh bezanya dari bidang kedoktoran. Inilah salah satu konflik yang banyak terjadi dalam masyarakat kita. Bila hal-hal ini terjadi, kebanyakkan dari orang tua akan mengunakan kuasa veto' mereka kepada si anak tadi supaya harus mengkuti kemahuanya. Dalam hal ini, kebahagiaan siapakah yang ingin diwujudkan? Kebahagiaan ibu bapa atau kebahagiaan anak?

Dalam akhbar harian atau tabloit mingguan seriang kita membaca tentang berita ada seorang lelaki yang telah beristri mencintai seorang gadis yang masih dara. Lalu cinta si lelaki tadi berbalas. Akan tetapi apabila istri kepada si lelaki tadi mengetahui bahawa suaminya mencintai wanita lain yang masih muda jelita apa lagi ianya masih dara, berkobarlah rasa bencinya dan dengan begitu tega membunuh si wanita jelita yang dicintai suaminya itu.

Insting cintanya telah berubah menjadi insting merosakan dan membenci, kerana lelaki yang telah mempunyai istri tadi ingin memiliki si gadis bagi kesenanganya sendiri. Boleh jadi juga si istri yang sebelum itu sangat mencintai suaminya akan turut sama membunuh suaminya kerana cintanya telah bertukar menjadi benci dengan mendadak.

Ada juga sebuah sekolah yang sangat ingin menjadi sekolah terbaik dalam negeri itu bahkan sangat ambisi untuk menjadi salah satu dari 10 buah sekolah yang terbaik dalam negara dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi yang secara luaranya sangat terpuji. Maka demi ambisinya itu pemimpin sekolah tersebut sama ada Pengetua atau Guru Besar termasuk guru-guru pengajar menjadi diktator atas murid-muridnya. Dijalankan disiplin yang keras dan berunsur paksaan untuk belajar di luar kewajaran. Hari-hari murid, di sekolah atau dirumah, harus diisi dengan belajar dan belajar. Murid-murid dijadikan korban atas ambisi dan cita-cita sekolah.

Dari episod-episod diatas dengan mudah kita membuat kesimpulan betapa insting cinta boleh berubah menjadi insting benci jika disertai niat menguasai.
Ajaran-ajaran moral terbesar dalam sejarah umat manusia selalu menekankan adanya kasih sayang, cinta antara sesama manusia. Cintailah orang lain seperti saudaramu, meskipun ia berlainan budaya, berlainan kelas sosial, berlainan bangsa, berlainan negara, berlainan agama, usia, keturunan hingga berlainan taraf kehidupan.

Cinta menyatukan, mendamaikan, membahagiakan dan menyenangkan. Kebencian pula melahirkan konflik, kekerasan, perosakan, kebinasaan dan kehancuran umat manusia.
Seperti yang dikatakan Freud, naluri cinta itu berubah menjadi benci kalau disertai dengan nafsu ingin memiliki, iaitu dijadikan objek yang dicintai itu sebahagian dari kebahagiaan dirinya sendiri. Pemikiran ini dikembangkan oleh Erich Fromm dalam bukunya yang terkenal To Have and To Be (Memiliki Dan Menjadi).

Cara hidup ingin memiliki sebenarnya adalah naluri cinta yang berakhir dengan penderitaan, kerosakan, kebinasaan sehingga kematian dari yang dicintai. Cara hidup menjadi inilah hakikat cinta manusia yang sesungguhnya.

Kita mencintai seseorang bukan demi kepentingan semata-mata, tetapi demi yang kita cintai agar tumbuh dan berkembang mencapai kebahagiaanya sendiri. Dengan menolong orang lain, kita menjadi seorang penolong. Dengan memberi kepada orang lain, kita akan tumbuh menjadi seorang pemberi. Dengan melakukan kebaikan terhadap orang lain, diri kita akan tumbuh menjadi orang baik.

Nafsu ingin memiliki ini pula berpusat pada kepentingan diri sendiri. Dengan memiliki kita akan menguasai dan bebas mempergunakan kepemilikan kita untuk kebahagian kita sendiri.

Dalam cara mencintai dan cara hidup ini, maka harus ada yang manjadi korban kepemilikan. Anak menjadi korban kepemilikan ibubapa, si gadis menjadi korban nafsu seksualiti lelaki beristri, murid-murid menjadi korban atas pemburuan ranking nasional. Dari hal demikian, siapakah yang sebenarnya bahagia? Kita mencintai anak-anak kita justeru kerana sedar bahawa mereka adalah manusia dengan karakter dan bercita-cita lain dan tidak sama dengan kita sebagai ibubapanya. Kewajipan cinta kita pada mereka adalah membantu mewujudkan apa yang di inginkan dan apa yang boleh membantu mereka bahagia oleh kita kepada mereka yang kita cintai.

Mencintai , menolong, membantu, berbuat baik kepada orang lain boleh berubah menjadi tindakan diktator dan berakhir dengan jatuhnya korban percintaan, kalau kondisi dan keperluan yang kita cintai tidak di perhitungkan. Mencintai orang lain, berbuat baik untuk orang lain, ternyata tidak semudah yang kita duga. Mencintai dan berbuat baik itu bukan sekedar niat dan tindakan, tetapi juga dengan pengenalan, pengetahuan, pengorbanan, strategi terhadap yang kita cintai dan yang paling utama adalah keikhlasan mencintai tampa ada mempunyai rasa ingin memiliki terhadap sesuatu yang kita cintai itu. Kalau tidak demikian, maka cinta boleh menjadi malapetaka bagi yang kita cintai itu.

Kalau anda jatuh cinta, anda ingin tahu secara terperinci hidup orang yang anda cintai. Misalnya ketika pertama kali bertemu dalam kereta api atau dalam bas dalam sebuah perjalanan yang panjang. Bagaimana riwayat hidupnya, keluarganya, bintang horoskopnya, kesihatanya, cita-citanya dan lain-lain dalam erti kata hal-hal yang terpenting dalam hidupnya. Dan anda mempergunakan taktik melalui informasi itu untuk menyusun strategi bagaimana lebih jauh menaklukan hatinya.

Kalau kita mencintai orang miskin, orang menderita stres (dalam tekanan), orang kena musibah, orang yang sedang bingung, maka kita harus berbuat yang sama sepertinya dan turut merasakan betapa anda simpati dan ingin membahagiakannya.

Surat Einstein kepada Freud menyangkut hal-hal berkenaan dengan perang dan penderitaan serta membuat beberapa andaian kemungkinan lenyapnya spisis bernama manusia akibat perang dimuka bumi ini. Konflik kepentingan, kepemilikan, pemusnahan adalah naluri kebencian manusia. Seperti cinta, manusia juga harus mengenali, memahami dan merasakan akibat kebencian terhadap orang lain.

Dannion Brinkley yang menceritakan pengalaman mati sehingga dua kali dalam bukunya yang bertajuk Saved By The Light, mengisahkan bagaimana dirinya merasa rendah dan hina oleh kejahatan-kejahatanya memukuli orang lain semasa hidupnya. Ia bukan sahaja ingat secara terperinci akan perbuatanya, tetapi juga suasana dan perasaan si korban semasa dia menganiayanya. Dengan mengenali dan merasakan akibat kejahatanya, jiwa Brinkley menilai perbuatanya sendiri yang tidak baik itu. Mengenali dengan baik penderitaan, kebahagiaan, keinginan, kekuatan dan kelemahan yang kita cintai atau kita benci, kiranya dapat mengajar dan memberikan keinsafan kepada kita agar kita mencintai orang lain dengan lebih baik dan benar. 

Mencintai sesama manusia itu tidak semudah yang difikirkan. Lebih mudah untuk ditulis dan dihuraikan serta dianalisis dari dijalankan atau di praktikalkan. Sebab cinta itu perbuatan nyata tetapi juga tidak nyata. Kerana ia melibatkan perasaan yang disertai dengan niat yang baik. Dan niat itu juga haruslah dibekali dengan keikhlasan dari keinginan untuk memiliki dan menguasai. Dan perasaan serta perbuatan itu hanya ada dalam diri si pencinta dan yang dicinta. Maka pengetahuan dan pengenalan ketiga unsur cintai itu harus di fahami sebelum terlibat dengan apa yang dinamakan CINTA.


Artikel Terkait:


Baca Selengkapnya >>

Semasa Jatuh Cinta & Sedang Bercinta

~ Semasa Jatuh Cinta & Sedang Bercinta ~

Jatuh cinta, tiba-tiba sahaja membuatkan hidup berubah. Hidup tiba-tiba menjadi warna-warni. Cara berfikir, merasa dan melihat bertukar. Segala-galannya jadi indah. Nikmat dan menyeronokan.


Mengapa kita jatuh cinta?
Sebenarnya kesediaan untuk bercinta ada pada setiap orang. Keadaan ini berlaku apabila dalam diri kita berlaku dua dorongan:
  • Kita mengalami perasaan inginkan cinta. Ertinya pada ketika itu kenikmatan hubungan yang bermakna tidak kita perolehi. Kita tidak bahagia dengan kehidupan pada waktu itu. Lalu jika ada insan yang menyintai kita, maka hasrat yang selama ini beku tiba-tiba sahja mengalir memenuhi keperluan-keperluan cinta kita.
  • Untuk jatuh cinta kita haruslah bertemu dengan orang yang mampu memenuhi citarasa kita. Dalam hal ini sekiranya keperluan-keperluan asas kehidupan seperti kasih sayang, status, seks dan wang masih belum mencukupi, kita tidak cerewet untuk jatuh cinta. Tetapi bila semua itu sudah ada, kita akan memilih. Memilih mengikut keperluan-keperluan khusus yang kita kehendaki.
Dalam situasi kita memerlukan cinta, tiba-tiba bila muncul seseorang dalam hidup kita, emosi kita akan mengalami perubahan secara mendadak. Pelbagai perasaan dan nafsu yang kuat dan mendalam akan tertumpu pada orang itu. Hidup kita tiba-tiba menjadi seronok. Tembok emosi kita pecah. Cinta mencurah-curah. Keperluan yang selama ini kita idamkan tiba-tiba mendesak agar dipenuhi. Lalu kita percaya orang yang kita cintai itu dapat memenuhi segala keinginan dan keperluan kita. Pada saat ini, kita seperti terhumban ke jurang yang maha dalam. Kita tidak mampu menahannya. Kita tiba-tiba sahaja gagal menguasai diri. Segala-galanya tertumpu pada insan yang kita cintai itu.

Entah mengapa! Entah mengapa kita tidak ketahui. Insan itu semacam mengoda-goda kita. Kita mabuk. Perasaan kita tidak dapat dikawal lagi. Fikiran dan perasan sering bertempur. Sengit. Tapi fikiran sering kali tertewas oleh perasaan. Kita jadi keliru. Gagal membezakan antara godaan dan cinta. Pada kita kedua-duanya sama. Kedua-duanya serupa. Akal fikiran kita tidak mampu menilai dan membezakannya.

Dalam percintaan, kebimbangan utama yang sering dialami ialah takut kehilangan cinta, atau takut tidak mendapat cinta sepenuhnya. Akibatnya lahirlah rasa cemburu. Kita mula kurang yakin dengan diri sendiri. Kita berasa semua tidak selamat. Kita berasa amat terancam sekali.

Memang kita tahu, orang yang kita cintai boleh meninggalkan kita bila-bila masa. Dia boleh mendapatkan orang lain yang lebih hebat daripada kita juga bila-bila masa. Sesungguhnya tiada pengalaman lain yang paling menyayat, pilu dan menyakitkan selain daripada pengalaman ditinggalkan oleh orang yang kita cintai begitu saja. Kepedihan itu boleh membunuh seluruh semangat kita meneruskan kehidupan ini. Kita bimbang perkara itu akan terjadi pada diri kita. Kita jadi serba salah. Tidak berdaya. Akibatnya kita semakin bergantung emosi padanya. Kita amat mengharapkan cintanya.

Jatuh cinta menjadikan kita seperti gila. Kita akan terlalu berhati-hati dan teliti membaca perasaan orang yang kita cintai. Kita tiba-tiba menjadi pakar penafsir percakapan dan gerak gerinya. Kita kerap tidak mempedulikan apa yang kita lihat dan dengar. Kita anggap itu fitnah. Tetapi bila cinta kita berakhir dengan kegagalan barulah kita sedar. Barulah kita dapat menerima hakikat, bahawa sejak awal-awal lagi sudah nampak tanda-tanda negatif tapi waktu itu kita tidak hiraukan. Kita dibutakan oleh cinta kita padanya.

Bila kita dilanda cinta, kita sering mengawasi perlakuan dan tindak-tanduk orang yang kita cintai. Kita sentiasa menghitung dan mencatat berapa lama dia tidak menelefon, bila kali terakhir dia datang, apa yang dia kata, apa yang dia buat dan pelbagai lagi. Kita menjadi lebih peka. Lebih tajam mengesan tanda-tanda samada dia semakin mencintai kita atau semakin menjauhkan diri dari kita. Semuanya kita perhati dan fikirkan.

Begitupun pandangan kita hanya lebih peka dan tajam kalau kita belum benar-benar menyerahkan hati kita kepadanya. Dalam keadaan yang belum lagi rapat, jika kita nampak ada tanda-tanda dia mahu mengundurkan diri, kita akan segera memutuskan hubungan itu supaya tidak terlalu kecewa. Kita boleh memujuk hati untuk menyatakan bukan dia yang meninggalkan kita. Tetapi bila cinta kita begitu mendalam dan nampak ada tanda-tanda dia akan mengundurkan diri, kita tidak akan cuba memutuskan hubungan itu. Malah kita akan menyintainya dengan lebih gila-gila lagi.

Dalam keadaan emosi yang begini, kita cuba sedaya upaya menguasai tindak-tanduk orang yang kita cintai. Pelbagai daya penarik kita gunakan. Kita mahu jadikan diri kita orang yang paling menarik, unggul dan anggun dimatanya. Kita melakukan bermacam-macam cara supaya kita kelihatan elok pada pandangannya. Cara menyikat rambut kita ubah. Fesyen pakaian kita ubah. Kaca mata, kasut dan apa saja kita akan ubah asalkan kita kelihatan amat sempurna dan menarik dimatanya.

Bukan setakat itu saja, malah kita akan memberi perhatian yang lebih dan mendalam apa yang dia suka dan kita tunjukkan padanya, kita suka apa yang dia suka. Kita berminat dengan kerjanya, hobinya dan apa saja kesukaannya. Dan pada masa ini semua warna diri kita kita tukar sesuai dengan warna kesukaannya. Kita berharap dia dapat melihat kita sebagai orang yang paling sesuai dan memenuhi keperluannya.

Pada masa ini juga kita akan cuba mengoda dan menambat hati orang yang kita cintai itu dengan cara menutup atau membuang perangai buruk yang ada pada diri kita. Kalau dulu kita malas berkemas, tiba-tiba kita jadi rajin berkemas. Kita pandai bergurau senda. Kita boleh ketawa. Mendengar masalahnya. Kita boleh bertolak ansur. Kita mudah menyetujui pandangan dan pendapatnya. Kita tidak banyak meminta daripadanya. Kita akan menjadi manusia yang tidak cerewet pada masa itu.

Kalau sebelumnya kita sangat berhati-hati berbelanja, tetapi bila jatuh cinta otak kita menjadi kelam-kabut. Urusan-urusan yang tidak mustahak dahulunya menjadi urusan besar. Yang dahulunya tidak penting kini menjadi amat penting. Dan yang penting kita perlu menarik minat orang yang kita cintai. Jadi bukan sesuatu yang aneh pada masa ini kita suka memberikan pelbagai pemberian berupa hadiah dan tanda mata. Pemberian itu bisanya pula berharga, romantik dan sentimental. Kita mengharapkan dengan pemberian itu dia membalasnya dengan memberikan cintanya pada kita. Kita menjadikan amat pemurah sekali. Tidak kedekut. Malah kita menjadi orang yang sangat budiman dan dermawan.

Kita lakukan semua itu agar cinta kita terjamin. Kita tidak dikecewakan. Orang yang kita cintai tidak lari begitu saja. Tidak meninggalkan kita. Kita sedaya upaya cuba membuat dia terpukau oleh sifat-sifat palsu kita. Pada kita, usaha dan tipu daya yang kita lakukan adalah sesuatu yang normal dan perlu dilakukan. Kepalsuan dan kepura-puraan kita itu adalah usaha untuk menakluki hati dan perasaan orang yang kita cintai. Dan setelah kita yakin cintanya berjaya kita tawan dan kuasai kita akan kembali siuman. Normal seperti biasa.
Kuasa! Dalam hidup ini, kita mahukan kuasa. Cuma kita tidak mahu mengakuinya. Ini termasuklah dalam soal-soal percintaan. Tapi kita menafikannya kerana perilaku itu dianggap negatif. Sebenarnya keinginan berkuasa dan cinta adalah perkara biasa. Secara normal biasanya kita lakukan dengan perkara-perkara positif seperti dedikasi dan layanan yang baik. Tapi adakalanya usaha yang kita lakukan begitu negatif. Kita sanggup melakukan ancaman dan menggunakan bomoh untuk mendapatkan cinta itu.

Apabila kita menggunakan cara-cara negatif kita sebenarnya berusaha menguasai pasangan kita. Sebalinya apabila kita menggunakan perkara-perkara positif kita sebenarnya cuba menguasai faktor-faktor emosi yang ujud disekeliling kita untuk memenuhi keperluan-keperluan kita dengan sebanyak-banyaknya. Kita cuba memikat hati pasangan kita seerat-eratnya agar dengan demikian kehadiran dirinya melengkapkan lagi kehadiran diri kita.
Dalam diri manusia ini ada perkara-perkara yang disukai dan dibenci. Pengalaman hidup mengajar kita tentang itu. Kita juga tahu orang yang bagaimana kita perlukan untuk memenuhi keinginan lahir batin kita. Kerana itu kita mula belajar mengasuh diri. Kita ingin memiliki sifat-sifat sesempurna mungkin seperti penampilan yang menarik, kebijaksanaan, pengetahuan, berjaya dalam bidang pekerjaan, bakat dan keseksian.

Dalam hal ini penampilan amat penting. Faktor penampilan menjadi faktor terkuat untuk membuat seseorang tertarik pada kita. Adanya faktor ini membuatkan kita yakin pada diri sendiri untuk menarik perhatian orang sekeliling kita. Kajian menunjukan kejelitaan atau ketampanan penting pada peringkat awal perkenalan. Dan selepas itu baru faktor-faktor lain yang disebut tadi menjadi penting. Bagaimanapun faktor penampilan sebenarnya tidak berjaya mengekalkan cinta itu. Ia bersifat sementara. Cinta yang berpanjangan ditentukan oleh ciri-ciri positif keperibadian kita seperti kemesraan, keghairahan hidup, simpati, kesopanan, kejujuran, kepintaran, keyakinan diri dan kreativiti. Inilah ciri-ciri yang dapat meninggi atau merendahkan daya kuasa diri untuk memikat orang yang kita kasihi.

Pasangan yang sama-sama memiliki kuasa tarikan yang sama kuat terhadap satu sama lain, akan berasa seolah-olah ada semacam 'cinta pandang pertama' dari awal perkenalan mereka. Tetapi satu hal yang sering terjadi, daya kuasa tarikan ini tidak kekal. Ada masa menurun dan ada masanya menaik. Kalau kita lebih menyintai seseorang, ini bermakna orang itu mempunyai daya kuasa tarikan yang kuat daripada kita. Dan begitu juga sebaliknya.

Ketidakseimbangan daya kuasa tarikan cinta boleh menyebabkan kita kehilangan cinta yang kita ingini. Pihak yang mempunyai daya tarikan rendah akan merasa dirinya sangat menyintai pasangannya. Manakala pihak yang merasa kuasa tarikannya tinggi akan merasa dia kurang menyintai pasangannya. Makanya di sini kiranya lelaki merasakan kuasa tarikannya rendah, dia akan berasa serba kekurangan. Dia berasa dirinya tidak tampan dan tidak sepadan dengan perempuan itu. Dia mula resah. Serba salah. Mula berasa takut dia akan kehilangan orang yang dikasihi. Dia juga berasa tidak mampu menandingi lelaki-lelaki lain. Dia menganggap dirinya serba kekurangan.

Dalam keadaan beginilah si lelaki mula berasa cintanya pada perempuan itu bertambah. Dia akan berusaha untuk membuktikan cintanya. Dia sedia melakukan apa saja asal si perempuan itu terus menyintainya. Kadang-kadang usaha yang dibuatnya secara terbuka sehingga dapat dilihat dengan jelas oleh orang lain. Si lelaki mahu sentiasa berada bersama si perempuan tersebut. Si lelaki mahu membuat itu dan ini bagi perempuan tersebut. Si lelaki takut jika dia tidak ada, akan berlaku perkara-perkara yang tidak diingini. Dia takut si perempuan digoda oleh lelaki lain. 

Tindakannya ini membuatkan si perempuan mula berasa dirinya diikat, dikongkong dan dicemburui. Si perempuan mula berasa cinta si lelaki itu merimaskan. Menyesakkan. Malah dia mungkin bingung kerana tidak faham mengapa dia dicemburui sedangkan dia tidak ada apa-apa hubungan dengan lelaki lain. Dan bila keadaan ini berlaku, kemungkinan cinta si perempuan mulai berkurangan pada lelaki tersebut. Si perempuan kemungkinan berasa cinta yang membuak-buak daripada lelaki itu sesuatu yang tidak menghairahkan. Si perempuan kini berasa begitu yakin akan cinta si lelaki itu padanya. Keyakinan itu menyebabkan si perempuan menjadi sangat berkuasa dalam menentukan arah cinta mereka.


Artikel Lain:

Baca Selengkapnya >>

30 Rahasia Wanita

  1. Bila sorang wanita mengatakan dia sedang bersedih,tetapi dia tidak meneteskan airmata,itu berarti dia sedang menangis di dalam hatinya.
  2. Bila dia tidak menghiraukan kamu setelah kamu menyakiti hatinya,lebih baik kamu beri dia waktu untuk menenangkan hatinya sebelum kamu menegur dengan ucapan maaf.
  3. Wanita sulit untuk mencari sesuatu yang dia benci tentang orang yang paling dia sayang(karena itu banyak wanita yang patah hati bila hubungannya putus di tengah jalan).
  4. Jika sorang wanita jatuh cinta dengan seorang lelaki,lelaki itu akan sentiasa ada di pikirannya walaupun ketika dia sedang dengan lelaki lain.
  5. Bila lelaki yang dia cintai merenung tajam ke dalam matanya,dia akan cair seperti coklat!!
  6. Wanita memang menyukai pujian tetapi selalu tidak tahu cara menerima pujian.
  7. Jika kamu tidak suka dengan gadis yang menyukai kamu setengah mati,tolak cintanya dengan lembut,jangan kasar karena ada satu semangat dalam diri wanita yang kamu tak akan tahu bila dia telah membuat keputusan,dia akan melakukan apa saja.
  8. Jika seorang gadis sedang menjauhkan diri darimu setelah kamu tolak cintanya,biarkan dia untuk seketika.Jika kamu masih ingin menganggap dia seorang kawan,cobalah tegur dia perlahan-lahan.
  9. Wanita suka meluahkan apa yang mereka rasa.Musik,puisi,lukisan dan tulisan adalah cara termudah mereka meluahkan isi hati mereka.
  10. Jangan sesekali beritahu kepada perempuan tentang apa yang membuat mereka langsung merasa tak berguna.
  11. Bersikap terlalu serius bisa mematikan mood wanita.
  12. Bila pertama kali lelaki yang dicintainya sedang diam memberikan respon positif,misalnya menghubunginya melalui telepon,si gadis akan bersikap acuh tak acuh seolah-olah tidak berminat,tetapi sebenarnya dia akan berteriak senang dan tak sampai sepuluh minit,semua teman-temannya akan tahu berita tersebut.
  13. Sebuah senyuman memberi seribu arti bagi wanita.Jadi jangan senyum sembarangan kepada wanita.
  14. Jika kamu menyukai sorang wanita,mulailah dengan persahabatan.Kemudian biarkan dia mengenalmu lebih dalam.
  15. Jika sorang wanita memberi seribu satu alasan setiap kali kamu ajak keluar,tinggalkan dia karena dia memang tak berminat denganmu.
  16. Tetapi jika dalam waktu yang sama dia menghubungimu atau menunggu panggilan darimu,teruskan usahamu untuk memikatnya.
  17. Jangan sesekali menebak apa yang dirasakannya.Tanya dia sendiri!!
  18. Setelah sorang gadis jatuh cinta,dia akan sering bertanya-tanya mengapa aku tak bertemu lelaki ini lebih awal.
  19. Kalau kamu masih mencari-cari cara yang paling romantis untuk memikat hati sorang gadis,bacalah buku-buku cinta.
  20. Bila setiap kali melihat foto bersama,yang pertama dicari oleh wanita ialah siapa yang berdiri di sebelah buah hatinya,kemudian barulah dirinya sendiri.
  21. Mantan pacarnya akan selalu ada di pikirannya tetapi lelaki yang dicintainya sekarang akan berada di tempat teristimewa di hatinya!!
  22. Satu ucapan ‘Hi’ saja sudah cukup menceriakan harinya.
  23. Teman baiknya saja yang tahu apa yang sedang dia rasa dan lalui.
  24. Wanita paling benci lelaki yang berbaik-baik dengan mereka semata-mata untuk menggaet kawan mereka yang paling cantik.
  25. Cinta berarti kesetiaan, jujur dan kebahagiaan tanpa syarat.
  26. Semua wanita menginginkan seorang lelaki yang dicintainya dengan sepenuh hati..
  27. Senjata wanita adalah airmata!!
  28. Wanita suka jika sesekali orang yang disayanginya memberi surprise buatnya(hadiah,bunga atau sekadar kata-kata romantis).Mereka akan terharu dan merasakan bahwa dirinya dicintai setulus hati.Dengan ini dia tak akan ragu-ragu terhadapmu.
  29. Wanita mudah jatuh hati pada lelaki yang perhatian padanya dan baik terhadapnya.So,kalau mau memikat wanita pandai-pandailah…
  30. Sebenarnya mudah mengambil hati wanita kerena apa yang dia mau hanyalah perasaan dicintai dan disayangi sepenuh jiwa

Artikel Lain:

Baca Selengkapnya >>

Seni Cinta Sejati

~ Seni Cinta Sejati ~

Ramai orang percaya bahawa cinta tiada diikat oleh seni. Malah ada pujangga yang berkata bahawa cinta lebih tinggi dari segala peraturan. Pada hakikatnya cinta ada seninya untuk membezakannya dari yang lain. Jika tinggi seni cinta itu, dan di praktikalkan seni itu, maka tinggilah nilai cinta itu. Sesungguhnya nilai estetika cinta tidak boleh dipisahkan dari nilai etikanya. Jika dipisahkan, maka cinta itu akan jadi tempang dan buta. Berikut adalah Seni Cinta Sejati untuk anda praktikalkan :-


  • Seni Berfikir
Cinta Sejati itu tidak buta. Cinta itu dikurniakan kepada makhluk yang berakal. Kerana cinta memerlukan akal bagi menilainya dari sudut mutu etikanya. Cinta itu bukanlah segala-galanya. Walaupun ia penting dalam hidup, Iman yang lebih penting dari cinta. Dengan adanya Iman, barulah anda boleh mencintai dengan Cinta Sejati. Cinta juga perlu kepada akal kerana cinta tergolong kepada hal nafsu.

Cinta perlu kepada pedoman atau peraturan. Tanpa pedoman, cinta akan buta dan meraba-raba. Cinta Sejati tidak pernah menolak pedoman dan tidak lupa pada pedoman hidup, iaitu ISLAM. Cinta itu amanah. Ia bukan hak anda. Sebagaimana halnya dengan diri anda, cinta juga adalah amanah. Tidak wajar untuk anda jadikan amanah itu untuk memusnahkan atau memungkiri amanah yang lain.


Cinta Sejati itu sifatnya sejumlah. Ertinya walaupun anda cinta kepada kekasih anda, ia hanya sebahagian dari cinta yang menyeluruh. Cinta Sejati itu adalah cinta kepada Pencipta anda, cinta pada diri anda, cinta kepada ibu bapa anda, cinta kepada masyarakat anda, cinta kepada agama anda, dan dalam masa yang sama cinta kepada kekasih anda. Kerana sifatnya sejumlah dan menyeluruh, maka Cinta Sejati akan menjadi adil. Ia meletakkan cinta pada yang berhak untuk dicintai dan setakat mana patut dicintai. Ia tidak melebihkan cinta kepada kekasih saja hinggakan lupa pada cinta yang lain.


Cinta Sejati tidak perlu disebut. Ia khas untuk anda. Ia bukan hak orang lain. Jika anda beri Cinta Sejati, ia tidak semestinya dibalas oleh orang yang anda beri. Tapi anda tidak akan kecewa bila cinta tidak berbalas kerana anda tahu anda bercinta di bawah naungan Pencipta, yang tentu membalas kebaikan terhadap cinta anda yang putih bersih.


  • Seni Merasa
Cinta yang anda nikmati sedikit demi sedikit berkat kesabaran itulah yang lebih membahagiakan anda. Anda tidak perlu gelojoh dalam cinta. Ini kerana jika anda gelojoh, anda mungkin seronok sebentar saja tapi merana sepanjang hayat.
Merasa Cinta Sejati terhadap kekasih ialah mentakrif nikmat peringkat kedua, yang sederhana sifatnya, tidak melampau-lampau. Anda tidak terlalu terbawa-bawa oleh perasaan bila cinta anda sejati. Anda masih boleh membuat pertimbangan yang wajar.
Jika kecewa bercinta, jangan hingga berputus asa, kerana rahmat Pencipta masih dikurniakan untuk anda. Cubalah rasai betapa beruntungnya anda mengecapi nikmatNya yang lain, dan bersyukurlah kepadaNya.

  • Seni Bertindak
Jangan mendahului ketentuan. Anda perlu banyak bersabar dalam bercinta. Bila sampai masanya anda akan dihalalkan untuk membuktikan cinta kepada mereka, barulah anda membuktikannya itulah Cinta Sejati.

Jikalau anda bercinta sebelum berkahwin, layanilah sekadar saja. Yang penting ialah menikahi kekasih anda, itulah ertinya menerima cintanya, kerana nikah adalah ikatan cinta.

Andai kata anda bercinta sebelum berkahwin dan kekasih anda mahu merosakkan kehormatan anda, jauhilah dia dan jangan rasa kesal akibat kehilangannya. Mudah-mudahan anda akan mendapat kekasih yang jauh lebih memahami Cinta Sejati dan tulus dalam cintanya terhadap anda.

Manifestasikan cinta anda hanyalah setelah bernikah. Berdoalah agar cinta itu diberkatiNya dan sentiasa mendapat rahmatNya. Pohonlah kepadaNya agar dikurniakan kepada anda nikmat Cinta Sejati yang tiada taranya. 


Cinta Sejati atau Cinta Suci itu tidak buta. Cinta ini celik dan kecelikan cinta itu dapat mencelikkan pula yang lain. Cinta Sejati tidak buta dan tidak wajar dikatakan buta. Cinta yang buta ialah cinta yang bernoda. Cinta yang buta itu segalanya buta. Buta tentang cara dan peraturan cinta, buta tentang tanggungjawap cinta, buta tentang hikmah cinta, malah buta tentang hakikat diri. Cinta yang buta itu cacat, kerana ia buta. Sayangnya ramai yang suka kepada cinta buta, membiarkan dirinya hanyut dibawa arus geloranya, tersadai di celah akar pohon kecewa, lalu berkata, 'Cinta Itu Buta'. Cinta Sejati seperti cinta Laila dan Majnun atau Romeo dan Juliet.


Artikel Lain:

Baca Selengkapnya >>

Cinta Adalah Seni

~ Cinta Adalah Seni~

Seni bercinta adalah seni pengurusaan. Bercinta adalah mengurus ego seseorang yang kita cintai. Kita mengurus keperluan-keperluan emosi, psikologi dan sosialnya. Asas pengurusannya ialah 'Buat, buat dan buat serta Cuba, cuba dan cuba'. Dengan pengurusan begini ego seseorang yang kita kasihi akan sihat, segar dan bertenaga oleh apa yang kita lakukan padanya. Begitu juga sebaliknya. Egonya akan sakit, rosak dan binasa oleh apa yang kita lakukan. Bukan oleh apa yang kita niat dan rancang. Maka yang penting di sini ialah 'buat' termasuk 'cakap'.


Oleh yang demikian setiap malam, sebelum tidur, rancang apa yang akan kita lakukan untuk esok. Dan esok pagi buat perkara itu. Kalau malam itu kita rancang untuk memberinya hadiah, esoknya lakukanlah.

Orang yang kita cintai adalah pelanggan kita. Dia makan apa yang kita hidangkan. Dia nampak apa yang kita buat. Dia dengar apa yang kita ucap. Ingatlah yang "pelanggan adalah raja" dan "pelanggang tidak pernah salah". Dialah pembeli dan pengguna bahan yang kita hasilkan, ucapkan dan tampilkan. Dia mengguna tuala yang kita cuci, meminum sirap yang kita bacuh, menafsir apa yang kita ucapkan. Dia adalah raja. Dan dia tidak pernah salah. Dia tahu apa yang dia mahu. Dia akan menetukan apa yang dia mahu. Kalau dia mahu sirap yang kita hidangkan manis. Jangan lupa lebihkan gula. Hanya dia yang tahu apa yang dia mahu. Tekaan kita mungkin salah. Ramalan kita munkin meleset. Oleh itu kita perlu tanya pelanggan kita apa yang dia mahu. Dan ingat! Jangan berikan apa yang dia tidak suka.
Dalam mengurus seseorang yang kita cintai, tanya apa keperluan emosinya. Tanya kenapa dia suka kemanjaan. Kenapa dia suka kita berambut panjang. Tanya kenapa dia suka perempuan berkulit kuning langsat. Kenapa dia suka memancing. Atau kenapa dia suka di dukung. Pepatah ada menyebut, 'malu bertanya sesat jalan'.

Bercinta juga ialah satu perniagaan. Produk yang kita niaga adalah perkhidmatan kita untuknya. Pastikan kita akan menjual produk yang bermutu tinggi untuknya. Jangan jual produk yang basi, layu, patah dan hapak. Kelak pelanggan kita akan lari. Kita yang rugi. Jualah produk yang segar, baru dipetik, baru digubah, baru dicipta, masih keras atau masih wangi. Jangan jual barang sama seperti yang pernah kita jual. Berikan barang baru dari masa ke semasa. Itu yang dia mahukan. Jangan ungkit cerita yang itu-itu sahaja. Jangan tanya solan yang itu-itu juga. Jangan ucapkan kata-kata:
" Dulu awak", "Dulu awak", "Dulu awak", "Awak sayang saya tak?", "Awak sayang saya tak?" dan sebagainya.

Pelanggan kita itu memang cerewet. Hari ini dia mahu begitu, besok sudah tidak mahu lagi. Hari ini dia mahu begini, tapi esok mungkin dia bertanya," tak ada yang lain ke?" Oleh itu kita perlu bersedia sepanjang masa menukar penampilan, pujian dan sebagainya. Tukar teknik, tukar stail dan cara pendekatan. Pelanggan kita adalah manusia. Ia sentiasa mengalami perubahan pemikiran, citarasa dan keinginan. Jangan takut mencuba resepi baru, panduan baru, ukuran baru atau warna baru. Yang penting kita "Buat, buat dan buat" dan kita "Cuba, cuba dan cuba" Ini lah seni bercinta. Cuba cipta yang baru. Lakukan yang baru. Ucap kata-kata baru. Biar dia terkejut. Biasanya dia akan suka.

Dalam percintaan, apabila kita bercakap, buktikan yang kita ikhlas. Buktikan kita ingin megenali dirinya, perasaannya, dan fikiran-fikiranya. Buktikan juga kepadanya, kita berminat mengetahui cita-citanya, harapannya, minatnya, hobinya, kepercayaannya, pegangan hidupnya, kebimbangan-kebimbangannya ataupun keraguan-keraguannya. Tapi ingatlah! Pada waktu yang sama, jangan sekali-kali kita membuat penilaian dan keputusan ke atas apa yang diberitahu. Kita bukan hakim dan tidak ada orang yang suka di hakimi. 

Tunjuk dan buktikan yang kita bersikap terbuka. Dengan bersikap demikian kita telah memberikan kepadanya kehormatan diri. Keterbukaan juga mampu menerbitkan rasa saling percaya-mempercayai. Dalam keadaan ini kita ternya telah memberi sokongan dan dukungan emosi dan psikologi kepadanya. Dan dia sudah pasti akan menyenangi kita!
Apabila dia sedang bercakap, kita jangan sibuk mencelah dan bercakap. Orang yang bersikap terbuka adalah orang yang sanggup mendengar. Dengar pendapatnya, fikirannya, dan idea-ideanya. Dengar juga keluhannya. Tetapi kiranya kita ikut sama bercakap tentu sekali dia tidak yakin kita berminat pada apa yang diucapkannya.

Apabila kita berminat mendengar apa yang dicakap atau diucapkannya, dia akan berasa kita begitu rapat padanya. Barulah dia yakin, kita bukan sahaja kekasih tapi juga sahabat karibnya. Dalam keadaan begitu hubungan kita akan tumbuh, segar dan berkembang. Cinta kita juga tambah mendalam.

Sikap kita yang pandai mendengar dengan penuh perasaan sebenarnya adalah satu pengiktirafan terhadap dirinya. Ingat! Pengiktirafan adalah perkara penting dan paling mujarab untuk perkembangan diri dan peribadi orang yang kita cintai.

Apabila kita bercakap, buktikan padanya kita memang mempunyai keyakinan terhadap diri dan bakatnya. Dengan sikap begini kita mendidiknya untuk belajar dari kesilapan dan pengalaman lampau. Dan apabila dia berjaya ucapkan tahniah dengan ikhlas. Ucaplah puji-pujian dengan kuat dan jelas, Biar dia tahu kita menghargai dia. Kita tidak membohongi dia.
Percakapan yang suka didengar orang ialah percakapan yang membawa keseronokan dan kebahagian. Orang yang seronok dan bahagia akan melakukan perkara-perkara yang positif.
Lebih penting daripada kepandaian bercakap atau mengucapkan kata yang betul dan manis ialah kepandai mendengar. Untuk menambat hati orang yang kita cintai, lakukanlah perkara-perkara berikut apabila dia bercakap sebagai membuktikan kita pandai mendengar dengan baik.

Apabila dia bercakap tumpukan perhatian kita tanpa berbelah bagi. Dengan ini kita telah memberitaunya yang dia adalah orang yang paling penting dalam dunia. Apa yang diucap dan dicakapkan amat bermakna kepada diri dan kehidupan kita.

Kalau kita benar-benar berminat dengan apa yang di ucap dan dicakapkan buktikanlah melalui pergerakan badan kita. Tegak dan condongkan badan kita kearah dirinya apabila kita mendengar percakapannya. Tindakan ini menunjukkan yang kita bukan hanya menghormati dirinya tapi juga menghargai isi percakapanya.

Biarkan dia habiskan percakapanya sebelum kita berkata sesuatu. Jangan sambung ayat-ayatnya seolah-olah kita tau apa yang nak di ucapkan. Jangan menyampuk dia dengan kata-kata yang terlintas di kepala kita. Untuk apa kita berebut-rebut hendak bercakap seolah-olah tidak ada masa lagi sedangkan kita hendak sehidup dan semati bersamanya.

Jika orang yang hendak kita tambatkan hatinya bercakap tentang masalah yang sedang dialami, hati-hati jangan cepat memberi pendapat atau mengemukan cadangan penyelesaian. Ingat! Orang yang sedang bercakap dengan kita buka kerana dia perlukan nasihat atau cadangan daripada kita. Dia mungkin cuma perlukan sepasang telinga yang pandai mendengar, disertai oleh perasaan yang sanggup mengambil berat tentang dirinya. Itu sahaja! Dan mungkin dia tidak memerlukan nasihat atau cadangan penyelesaian daripada kita. Dia luahkan masalahnya bukan untuk diselesaikan tapi dia perlukan perkongsian dengan kita. Perbuatan kita mendengar dengan baik ialah bukti kita mencintai dan mengasihinya.

Apabila kita mencintai seseorang yang kita cari adalah kebaikannya. Bukan kelemahan. Bukan kekurangan. Dan bukan juga kecacatannya. Melimpahkan harta kekayaan kepada orang yang kita cintai bukan bukti yang kita benar-benar mencintainya. Bukti kita benar-benar cinta kepadanya terletak pada kesediaan kita mendorong dia menyedari dan membangunkan harta kekayaan yang tersembunyi dalam dirinya.

Untuk mendorong kita melakukan kebaikan bukanlah perkara yang berlaku sebelum kita melakukan kebaikan itu. Arahan, sindiran, tegahan, syarahan, nasihat, paksaan, dan leteran bukanlah alat yang berkesan mendorong kita melakukan sesuatu kebaikan. Mungkin ramai yang terkejut dengan kenyataan ini. Tapi inilah kebenaran. Inilah hakikat dan kenyataannya. Pendorong yang paling berkesan ialah apa yang berlaku selepas kita melakukan sesuatu kebaikan. Pujian, pengiktirafan dan ganjaran merupakan pendorong utama ke arah kebaikan.

Kiranya kita melakukan sesuatu kebaikan yang terlalu kecil. Dan ada yang melihat kebaikan itu kemudian memberitahu dia nampak kebaikan yang kita lakukan, kita menjadi lebih terdorong untuk mengulangai perbuatan baik itu. Tapi sayangnya, dalam hidup kita seharian, orang yang kita sayang lebih suka mencari kelemahan dan kesilapan yang kita lakukan secara tidak sengaja telah membesar-besarkan kesilapan itu seolah ia adalah satu dosa besar yang tak boleh diampunkan lagi.

Sebagai manusia kita sebenarnya memiliki kehebatan kita masing-masing. Dan kebanyakan kehebatan itu timbul oleh kerana kita menerima dorongan daripada orang lain. Dorongan itu merupakan satu pengiktirafan atas kehebatan yang kita lakukan. Tetapi pengiktirafan itu terlalu payah untuk kita dapat walaupun dari orang yang kita sayang dan cintai.

Pujian dan pengiktirafan mestilah kita beri kepada orang yang kita cintai. Memujinya bereti kita telah menolong dirinya untuk menikmati apa yang dia ingini. Pujian menyebabkan dia bertambah yakin akan kemampuan dirinya. Pujian akan menjadi dia lebih berkesan dalam apa jua usaha yang dilakukan. Untuk itu, kita perlulah memuji dan memberi pengiktirafan secara ikhlas dan jujur.

Dan ingatlah, jika pujian dan pengiktirafan yang kita berikan itu sebagai taktik supaya dia melakukan sesuatu untuk kepentingan diri kita sendiri, perbuatan kita akan menikam diri kita sendiri. Kerana orang yang menerima pujian kita punyai ketajaman mata dan telinga untuk membezakan antar pujian yang ikhlas dan jujur daripada pujian yang bermotif sebaliknya.

Pujian yang tidak ikhlas adalah pujian yang banyak menggunakan perkataan jenis kata sifat. Kata jenis ini mampu menerangkan sesuatu tapi tidak jelas. Pujian-pujian sperti " Saya suka awak", "Awak baik", "Siapa boleh lawan awak", "You cantik", "Hebatlah you", "You terrorlah" , dan seumpamanya adalah pujian yang tidak ikhlas dan jujur. Pujian-pujian berbentuk kata sifat membuatkan orang yang kita cintai sangsi, ragu, curiga terhadap keikhlasan hati kita kerana perkataan itu tidak memberi apa-apa maklumat yang jelas dan tepat.

Kalau kita memuji "you cantik " dia mungkin tidak faham apa yang ada pada dirinya yang kita kata dia itu cantik. Matanya, hidungnya, mulutnya atau apa? Dia pun tahu yang dia ada kelemahan di sana sini. Barangkali rambutnya terlalu kerinting, atau barangkali kulitnya yang sedikit hitam. Dia akan merasa sangsi. Dihatinya timbul kecurigaan yang kita memuji mungkin untuk mendustai dirinya supaya dia sukakan kita.

Dorongan mempunyai kuasa ajaib kepada orang yang kita cintai. Dalam dorongan ujud pujian dan pengiktirafan. Cinta dan kehormatan adalah sesuatu yang istimewa dan sukar diperolehi. Tidak ada cara lain untuk mendapat cinta dan kehormatan kecuali kota sanggup memberi kedua-duanya. Oleh itu kiranya kita berasa kita tidak memperolehi kedua-duanya daripada orang yang kita cintai, kita perlulah memeriksa diri kita. Apakah kita memberi kedua-duanya dan secukup-cukupnya. Dan dalam soal ini pujian dan pengiktirafan adalah ganjaran yang boleh membuktikan cinta dan kehormatan.

Pujian paling berkesan adalah pujian yang diberi ke atas perkara-perkara kecil, kerana ini membuktikan yang kita sentiasa memerhati semua sumbangan orang yang kita kasihi itu. Dan pujian yang paling berkesan hanya terdiri daripada dua patah perkataan sahaja iaitu " terima kasih '. Kata pujian ini dihargai oleh sesiapa sahaja termasuk diri kita sendiri. Dan jika sekiranya kita berasa terlalu sukar menyebut kata " terima kasih " ada cara lain untuk menyampaikan mesej itu. Kita boleh gunakan pujian secara tidak langsung tetapi membawa makna yang serupa.

Bagaimana pun pujian itu perlulah dibuat atas perkara yang dilakukan. Misalnya kita memuji masakannya enak, rumah yang kemas, atau layanan yang mesra. Kita juga boleh menuji dia pandai melayan ibu-bapa kita, memanam bunga atau pandai memilih warna pakaian.
Di sini, apabila kita memuji apa yang dilakukan, dia pasti tahu bahawa kita tahu dengan tepat apa yang kita puji itu. Pujian ini tentu saja mengukuhkan lagi perlakuan yang baik itu. Dan dia juga akan berasa yakin pada kebolehan dan bakat yang tersemat dalam dirinya. Inilah pujian yang positif.
Baca Selengkapnya >>

11 TANDA-TANDA ORANG SEDANG JATUH CINTA


Jatuh cinta berjuta rasanya… Siang dan malam selalu merindukan dirinya… Dunia serasa milik berdua…  Nah terus gimana tanda-tanda orang yang sedang jatuh cinta, simak tanda-tandanya
11) KETIKA KAMU TELEPON DIA DI MALAM HARI DAN KEMUDIAN DIA MENUTUPNYA, KAMU MASIH TERUS SAJA MERINDUKANYA.
(10) KAMU BERJALAN SANGAT PELAN KETIKA SEDANG BERSAMA DIA
(9) KAMU JADI SALAH TINGKAH KETIKA DIA ADA DI SEKITAR KAMU
(8) KAMU SELALU TERSENYUM MANIS SAAT SEDANG MENDENGARKAN SUARANYA
(7) KETIKA KAMU SEDANG MENATAP DIA, KAMU TIDAK AKAN MEMPERHATIKAN SEMUA YANG ADA  DI SEKITAR KAMU. YANG KAMU LIHAT HANYALAH DIA
(6) YANG KAMU PIKIRKAN SEKARANG HANYALAH DIA SEORANG
(5) KAMU SELALU TERSENYUM SAAT MELIHAT DIA
(4) KAMU AKAN MELAKUKAN APAPUN UNTUK DIA, WALAUPUN HANYA UNTUK MELIHATNYA SEBENTAR
(3) KETIKA KAMU SEDANG MEMBACA TULISAN INI YANG ADA DI PIKIRAN KAMU HANYALAH DIA SEORANG
(2) KAMU TERLALU SIBUK MEMIKIRKAN DIA, SAMPAI-SAMPAI KAMU TIDAK MENYADARI BAHWA NOMOR 7 ITU TIDAK ADA
(1) KAMU KEMUDIAN MENGECEK LAGI TULISAN DI ATAS, DAN SEKARANG KAMU JADI TERTAWA SENDIRI
Artikel Lain:
Baca Selengkapnya >>

Mengenali Cinta

~ Mengenali Cinta ~

CINTA adalah sesuatu perbuatan yang membawa reaksi penumpuan terhadap sesuatu yang kita cintai, penumpuan yang melibatkan kasih sayang. Cuma apa yang boleh membuat kita dapat membezakan kasih sayang dengan cinta adalah cara kita menumpukan perhatian terhadap sesuatu. Biasanya sayang boleh di tujukan pada kesemua objek yang ada didunia ini sama ada hidup atau tidak hidup. Sebagai contoh, menyayangi seekor kucing sebagai tanda menyayangi binatang, menjaga pokok-pokok bunga sebagai tanda sayang pada alam semulajadi.


Cinta pula agak dalam ertinya. Kasih sayang boleh wujud tanpa cinta tetapi cinta mesti wujud bersama kasih sayang. Cinta lebih ditujukan kepada manusia lebih-lebih lagi pada zaman generasi muda terkini. Biasanya perkataan cinta merujuk kepada sesuatu yang disayangi lebih dari diri sediri. Sebagai contoh mencintai seorang kekasih. Jika kita sanggup bersusah payah demi seseorang tanpa mengira risiko yang tinggi atau mementingkan dirinya lebih dari kepentingan diri sendiri maka ia boleh dikatakan layak digelar sebagai cinta.

Cinta ada banyak jenis, bagi umat Islam cinta yang pertama lebih dari segala-galanya adalah cinta kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa kerana Allah yang mewujudkan cinta dan mencipta manusia. Cinta kedua adalah kepada Rasul yang memperjuangkan agama Islam. Cinta ketiga mengikut Islam adalah cinta kepada ibu-bapa kerana merekalah yang telah bersusah payah memberikan segala kebaikan yang mungkin kepada anak-anaknya. Dan cinta yang terakhir adalah kepada kekasih yang rata-rata biasanya bukan muhrim atau bukan dari keluarga atau hubungan persaudaraan yang jauh.

Tetapi semakin hari apabila zaman berubah dari masa ke semasa makna cinta turut berubah. Cinta lebih diungkapkan hanya kepada kekasih. Cinta kepada kekasih adalah merupakan isu yang paling utama berbanding cinta kepada selain dari kekasih. Ini kerana cinta kepada seorang kekasih biasanya wujud bersama-sama dua keadaan gembira yang mendalam dan kesedihan yang melampau.

Biasanya tujuan kita mencintai kekasih adalah supaya kita dicintai olehnya. Cinta kepada kekasih adalah merupakan satu ikatan yang boleh terputus bila-bila masa jika tidak dijaga dengan betul. Tidak seperti cinta ibu dan bapa walaupun kita tidak menjaga cinta kita terhadap mereka , mereka tetap tidak akan terputus hubungan dengan kita kerana darah mereka sentiasa mengalir di dalam tubuh kita. Oleh itu saya lebih suka menfokuskan cinta kepada seorang kekasih yang mana ia telah banyak membawa berbagai kontroversi pada masa kini.

Biasanya mencintai seseorang hanya boleh berlaku jika kita pernah melihat orang tersebut. Mungkin kerana sifat fizikalnya yang menarik atau telatahnya yang boleh mencuit hati dan memberikan kenangan manis kepada kita. Apalagi jika sudah selalu bertemu dan seperti biasa di setiap pertemuan juga memberikan kenangan manis kepada kita.

Apakah yang dimaksudkan menyenangkan hati. Sesetengah individu lebih senang dan gembira jika pasangan kekasihnya memiliki kebolehan yang sukar ditandingi oleh orang lain secara tidak langsung menaikkan harga dirinya. Tetapi tidak semua orang bersikap demikian. Ada juga individu yang lebih gemar kepada kalangan individu yang sederhana, mungkin kerana menganggap bahawa ia lebih selamat dan tidak perlu rasa risau ataupun mungkin juga niat tersebut datang dari sikap semulajadinya yang mengasihani, tidak pentingkan kebendaan dan sebagainya.

Tidak semua individu yang semata-mata mengikuti nafsu mereka dalam memilih kekasih. Nafsu tetap wujud, cinta tidak boleh wujud tanpa kehadiran nafsu. Adakah anda tahu apa itu nafsu? Nafsu boleh digambarkan sebagai sesuatu yang memberi galakan dalam melakukan sesuatu perkara. Sebagai contoh nafsu makan, nafsu untuk belajar, nafsu berbelanja dan sebagainya. Nafsu memberikan kita penumpuan terhadap apa yang kita lakukan. Oleh itu tidak hairan jika saya berkata bahawa nafsu wujud dalam hampir apa sahaja aktiviti yang kita lakukan. Cuma apa yang penting hanyalah berhati-hati apabila kita mengikuti nafsu kita. Nafsu boleh memihak kearah yang membawa kebaikan dan juga tidak terkecuali juga memihak kearah yang membawa kerosakan. Dan nafsu yang paling kuat sekali secara majoritinya di dunia ini ialah nafsu terhadap pasangan kekasih.

Selalunya perasaan mengambil berat adalah banyak berlaku diantara sepasang kekasih. Apa yang menarik mereka walaupun tiada ikatan keluarga tetapi mereka ini sudah saling bantu membantu, malah ada juga berkongsi rahsia walaupun sebelum ini rahsia tersebut tidak pernah diceritakan kepada mana-mana individu lain termasuklah keluarga, Apa yang telah mendorong situasi ini daripada berlaku. Situasi ini berlaku adalah kerana pasangan kekasih ini seolah-olah sudah menganggap diri diantara mereka sebagai sepasang atau pasti akan menjadi suami isteri suatu hari nanti.

Kita juga pernah mendengar ramai menyebut cinta palsu. Cinta palsu tidak wujud, tetapi cinta palsu yang dimaksudkan ialah tidak menyintai. Sebagai contoh jika seseorang kekasih menyukai anda kerana anda memiliki kemewahan dan bukan kerana sikap anda maka itulah yang sering dikatakan sebagai cinta palsu. Tetapi itu tidaklah menjadi soal sebab hati boleh berubah dan memang memilih itu perlu terutama perempuan kerana mereka akan menyerahkan diri mereka secara tidak langsung diri mereka akan terjejas dan tak salah jika ia memilih kebendaan untuk masa depannya asalkan ia tidak menggunakannya kearah yang salah atau mula menyombong diri.

Cinta tidak semestinya wujud pada masa itu juga. Sudah banyak individu yang bercinta selepas berkahwin terutama bagi pasangan yang dikendalikan oleh kehendak keluarga. Biasanya cinta yang paling seronok adalah apabila pasangan kita mengetahui keadaan kita yang sebenar dan menerima kita seadanya tanpa mengurangkan suasana kegembiraan sama seperti ketika dia belum mengetahui walaupun diri kita ini susah (biasa kalau kita senang semua orang suka). Cinta inilah yang boleh dikatakan benar-benar cinta.

Beda cara lelaki atau perempuan menyatakan cinta kepada pasangan yang diidamkannya agak berlainan. Lelaki memang ditakdirkan untuk memulakan episod cinta dan perempuan adalah jarang sekali memulakannya. Ini boleh dikatakan soal maruah dan ia telah menjadi adat turun temurun kultur negara-negara di Asia tentunya. Lelaki tidak boleh bersikap hanya menunggu untuk dipelawa kerana ini adalah sikap perempuan yang telahpun menjadi trademark mereka. Lelaki yang ingin menyatakan cintanya pada seseorang perempuan mestilah menyatakan secara tersurat lebih kurang pengakuan. Masalah disini ialah adakah perempuan itu suka atau tidak. Anda boleh tahu jika anda (lelaki) meneliti dengan betul. Jika perempuan tersebut menyukai seseorang lelaki biasanya dia mudah memberikan senyuman dan mudah memberikan perhatian kepada anda atau mengambil berat tetapi tidak menyatakan cintanya secara terang-terang melainkan secara tersurat.

Perempuan suka diekori dan pura-pura menjauhkan diri. Tetapi jika benar perempuan itu tidak suka, biasanya dia akan membuat reaksi seperti tidak layan atau bercakap dengan serius ataupun menceritakan jenis orang yang diminatinya untuk kita dengar dimana kebetulan tiada dalam diri kita. Tetapi itu bukan masalah, hati perempuan senang berubah jika anda menunjukkan hati murni anda dan sering berusaha menyatakan cinta anda padanya selalu. Pepatah si bijak pandai mengatakan, "hati wanita sekeras kerak nasi, bila di sirami air, maka ia pasti lembut juga".

Perempuan sukakan lelaki yang tidak berputus asa. Lelaki juga perlu ada egonya terhadap perempuan. Kalau anda terkena dengan perempuan yang jual mahal dan anda telah cuba banyak kali hingga pada satu tahap anda perlu berhenti dan memberi perhatian pada perempuan lain dengan hati yang seolah-olah tidak kecewa. Biasanya kalau anda sudah kerap, dengan tiba-tiba anda beralih pada yang lain, kemungkinan perempuan tersebut akan tertanya-tanya dan mungkin akan lahir rasa cemburu dan akhirnya menyesal. Jangan biarkan anda (lelaki) dianggap sebagai tiada tempat lain lagi selain dirinya. Jika tidak anda seolah-olah kurang bermaruah dan mungkin tidak dipentingkan olehnya.

Satu lagi perempuan sering takut jika dirinya disia-siakan oleh itu dalam zaman serba bijak kini perempuan lebih matang dan sering menguji sejauh manakah cinta seseorang lelaki. Biasanya perempuan jenis ini tidak mementingkan kebendaan tetapi kesetiaan. Kadang-kadang terdapat perempuan yang agak sensitif dan berpura-pura jual mahal dengan harapan lelaki tersebut akan memujuknya dan secara tidak langsung menghargai dirinya. Perempuan seperti ini biasanya adalah perempuan yang mementingkan maruah dan harga diri. Jadi jika anda adalah seorang lelaki maka sedarlah jika anda inginkannya anda seharusnya tidak ada sifat malu untuk menegurnya dan sepatutnya tidak harus mudah putus asa dan kadang-kadang anda terpaksa mengambil masa yang lama untuk memikat orang seperti itu. Apa yang perempuan mahukan ialah tumpuan hanya kepadanya dari seorang lelaki yang saling tidak putus asa untuk menyatakan dalamnya cinta kepada dirinya. Sebab itulah lelaki yang peramah atau mudah bergaul dengan perempuan mudah mendapat tempat.

Bagi lelaki mereka lebih sukakan perempuan yang tidak terlampau cemburu, dan kadang-kadang lagi perempuan tersebut jual mahal, lelaki akan lebih menyayanginya. Sebabnya ialah kerana terlalu memikirkan kenapa perempuan tersebut jual mahal sehinggakan nama perempuan itu sentiasa dalam ingatan. Itu pepatah yang mengatakan, "tak kenal maka tak cinta". Tapi adakalanya lelaki juga boleh kehilangan keyakinan dan seterusnya diam dan malu untuk mencuba lagi. Biasanya lelaki ini adalah lelaki yang sensitif. Lelaki yang sensitif biasanya setia dan takut kehilangan orang yang disayangi. Jadi bagi perempuan pandai-pandailah kawal cara anda jika benar anda juga ada menyimpan perasaan padanya.

Kesimpulan, cinta itu misteri dan sukar untuk ditentukan sehinggalah pasangan itu saling menyatakan dan biasanya dimulakan oleh lelaki. Dan ini bergantung kepada hati dan kekosongan atau citarasa diantara individu itu sendiri.

Artikel Terkait:

Baca Selengkapnya >>

Jatuh Cinta Berjuta Rasanya

~ Jatuh Cinta Berjuta Rasanya ~

KISAH kasih sepasang anak manusia sudah begitu kerapnya dijadikan bahan cerita yang hadir di tengah-tengah kita dari masa ke masa, baik dalam bentuk cerita turun-temurun, buku, filem, mahupun sandiwara radio. Ada cerita yang diilhami dari kisah nyata, tapi ada juga orang yang kisah cintanya seperti dalam filem. Sebenarnya apakah yang dikatakan dengan cinta itu? Mengapa topik yang satu ini seperti tidak ada habis-habisnya untuk diceritakan, dibahas, dan diperdebatkan? Yang lebih penting lagi, apa arti cinta bagi remaja?

Berbagai terminologi digunakan orang untuk melukiskan bagaimana rasanya jatuh cinta itu. Ada yang bilang bahwa jatuh cinta itu serasa indah sekali, sehingga semua di sekeliling kita juga terasa indah. Ada yang bilang bahwa cinta terasa menyesakkan dada sehingga harus diungkapkan kepada pihak yang dijatuhi cinta. Cinta membuat kita berdebar-debar, berkeringat, dan salah tingkah bila berada dekat si dia.

Semua itu sebenarnya merupakan fasa ketertarikan yang boleh dijelaskan secara psikologi maupun fisiologi. Pada saat kita tertarik pada seseorang, otak kita mengirimkan signal ke tubuh untuk memproduksi hormon tertentu yang akhirnya memunculkan reaksi-reaksi seperti di atas. Siapa yang boleh membuat kita tertarik tentunya sangat dipengaruhi oleh pengalaman pribadi serta bagaimana kita tumbuh menjadi remaja dan seterusnya dewasa dalam lingkungan tertentu.

Sebagai bahagian dari satu pakej yang dikenali dengan istilah pubertas (masa peralihan), bersamaan dengan adanya perubahan fizikal, emosional, dan seksual, remaja juga mula mengalami perasaan tertarik pada lawan jenis (atau, dalam kes homoseksual dan biseksual, pada sesama jenis) yang diikuti dengan perasaan jatuh cinta. Perkara ini merupakan suatu perkaral yang normal, walaupun tidak bermakna bahwa remaja yang belum pernah jatuh cinta memiliki masalah.

Menurut kajian yang dilakukan oleh Jackson (2001), remaja cenderung jatuh cinta pada orang yang sudah dikenalinya dengan baik, seperti kawan sekolah, rakan bermain atau jiran tetangga (yang kebelakangan ini jarang terjadi di bandar-bandar besar di mana interaksi antara jiran sangat berkurangan dibandingkan di bandar kecil). Begitu besarnya tekanan dan pengaruh rakan sebaya bagi remaja, biasanya remaja juga akan jatuh cinta dengan orang-orang yang disetujui oleh sahabat-sahabatnya.

Dengan hadirnya internet di dunia kita pada hari ini, maka interaksi kita dengan orang lain juga lebih bervariasi. Yang sebelum ini berkenalan harus secara fizikal (bertemu di sekolah, di jalan, di hentian bas, atau di acara-acara tertentu), sekarang remaja dengan mudahnya berkenalan dengan orang asing melalui chatting di internet, sekaligus juga membuka peluang untuk jatuh cinta. Namun, seperti pernah di bahas di beberapa forum lelaman web tentang cinta, keindahan dunia maya tidak selalu disertai dengan keindahan di dunia nyata. Banyak orang memalsukan identitinya di internet untuk mengambil manfaat dan keuntungan sendiri dari rakan boraknya. Perkara inilah yang mesti harus kita waspadai.


  • Cinta pada pandangan pertama

Walaupun filem, buku, dan media massa sering menyebut-nyebut tentang cinta pada pandangan pertama, banyak orang yang berpendapat bahwa perkara ini hanya membesar-besarkan romantisme dan sangat jarang terjadi pada kehidupan sehari-hari. Mereka berpendapat bahwa akan sulit mencintai seseorang yang kepribadiannya belum dikenal pasti secara lebih jauh dan dalam. Ketertarikan memang tidak boleh begitu saja disamakan dengan cinta, jika memikirkan betapa cinta melibatkan emosi yang lebih dalam.

Budaya pop, terutama media massa lebih memusatkan perhatian pada cinta romantis, sehingga mempengaruhi banyak orang untuk berfikir bahwa inilah bentuk cinta sejati yang harus dimiliki setiap pasangan. Pada kenyataannya, menurut para pakar, cinta yang romantis hanyalah bahagian awal dari sebuah perjalanan panjang, dan banyak orang justru melakukan kesalahan fatal pada tahap ini. Tahap cinta berikutnya, walaupun tidak seintim cinta romantis, biasanya lebih dalam, lebih membahagiakan dan tentu saja lebih terasa nyaman kerana sudah mengenali pasangannya dengan lebih baik. Untuk mencapai tahap ini tentunya diperlukan waktu yang lebih lama, kerana dalam waktu tertentu itu pasangan boleh saling belajar baik tentang dirinya sendiri maupun pasangannya.

Jatuh cinta pada pandangan pertama dapat menjadi titik tolak dari perjalanan menuju cinta yang lebih jauh. Tapi sekali lagi, perkara ini boleh menjadi bahaya. Kerana pada awalnya kita sering mengira bahwa ketertarikan sama dengan cinta, tidak sedikit jumlahnya remaja yang tersilap dan menyerahkan segala-galanya kepada pasangannya kerana merasakan bahwa inilah cinta sejatinya.


  • Apakah seks sama dengan cinta?

Banyak remaja (terutama remaja wanita) yang melakukan hubungan seks bukan kerana mereka secara fizikal ingin melakukannya, namun hanya kerana mereka percaya bahwa mereka perlu memberikan kepuasan seksual kepada teman lelakinya agar tetap mencintai mereka. Mereka berfikir bahwa seks merupakan bukti cinta, mungkin juga kerana pasangannya selalu mengatakan perkara-perkara yang sedemikian.

Malangnya, pada beberapa kes, setelah mendapatkan seks, si lelaki justru memutuskan hubungan dan menganggap pasangannya "bukan wanita yang baik-baik". Perkara ini tentu sangat tidak adil bagi si wanita. Kalaupun pada saat melakukan hubungan seks si lelaki menggunakan kondom sebagai proteksi terhadap kehamilan dan infeksi jangkitan seksual, masih ada satu hal yang tidak boleh diproteksi, yaitu hati dan perasaan. Tentu, ditinggalkan kekasih hati akan terasa sangat menyakitkan, apalagi bila kita sudah merasa menyerahkan segala-galanya pada si dia.

Kerana itulah, kita harus berfikir seribu kali sebelum mengatakan "ya" pada hubungan seksual sebelum pernikahan. Fikirkan lagi konsekuensi yang boleh terjadi pada diri kita dan pasangan kita. Jangan mahu jadi korban, dan jangan membuat orang lain menjadi terkorban dari perilaku kita yang tidak bertanggung jawab. Kalau kita memang benar-benar cinta, tentunya kita akan sabar untuk menunggu saat yang paling tepat untuk melakukan hubungan seks (selepas pernikahan), dan tidak akan dengan mudah mengatasnamakan cinta demi seks atau seks demi cinta.

Nah dengan ini, kita mesti ingat bahwa masa remaja ini masa belajar, begitu juga dalam perkara tentang cinta. Selain menyikapinya dengan wajar, jangan lupa untuk menikmatinya. Jatuh cinta di masa remaja semestinya membawa kesenangan yang sifatnya positif bagi kedua belah pihak. Membuat kita lebih semangat belajar di sekolah dan menatap dunia dengan lebih cerah.

Makanya, kalau anda merasa bahwa pasangan anda (atau gaya parcintaan anda) membuat anda tidak bahagia, apalagi kalau sampai melibatkan kekerasan baik dalam bentuk fizikal, emosional, maupun seksual, mungkin sudah waktunya untuk meninjau kembali hubungan anda. Fikir lagi, mahu terus atau berhenti di sini sahaja. Kalau bingung, anda boleh meminta bantuan dari ibu bapa, guru, atau kaunseling ke Youth Center berdekatan.

Artikel Lain:

Baca Selengkapnya >>